DPRD Bulukumba Setujui Pinjaman Daerah

  • PDF

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba akhirnya berhasil mencapai kesepakatan terkait permintaan persetujuan DPRD Kabupaten Bulukumba atas pengajuan pinjaman daerah kepada Pusat Investasi Pemerintah (PIP). DPRD Bulukumba tercatat melaksanakan rapat pleno sebanyak 3 kali, serta 2 kali rapat di tingkat tiap komisi. Alotnya pembahasan tersebut, tak lepas dari urgennya persoalan PIP ini. Perdebatan baik yang sifatnya substansif maupun teknis dan administratif mewarnai tiap agenda pembahasan. Dalam rapat pleno yang diselenggarakan pada hari rabu, 5 februari 2014, tercatat sebanyak 28 anggota DPRD yang hadir. Rapat yang dipimpin langsung oleh ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangki, S.Pi., pun masih diwarnai dengan adu argumentasi, baik dari pihak yang cenderung menyetujui pengajuan pinjaman ini maupun dari kubu yang merasa bahwa Bulukumba tak perlu melakukan pinjaman yang ditujukan untuk pembangunan rumah sakit ini. Alotnya perdebatan tersebut bahkan diwarnai oleh walkout-nya wakil ketua DPRD Bulukumba A. Edy Manaf dan Ketua Fraksi PAN A. Zulkarnaen Pangki. A. Edy Manaf yang juga adalah Ketua DPD PAN Bulukumba, menilai bahwa DPRD Bulukumba tak harus terburu-buru mengambil keputusan, sebelum adanya hasil kajian dari tiap komisi yang telah melakukan pembahasan dengan mitranya masing-masing dari pihak eksekutif.

yang sama juga datang dari A. Zulkarnaen Pangki yang juga adalah Ketua Komisi C, kajian atau telaahan dari tiap komisi ini menjadi penting sebagai dasar bagi DPRD dalam pengambilan keputusan, karena melalui pembahasan komisi tersebut, secara substansif maupun teknis dan administratif dapat diidentifikasi secara lebih mendalam, apakah pengajuan pinjaman ini, memang dibutuhkan ataukah belum saatnya untuk dilakukan. Meski diwarnai oleh aksi walkout, rapat pleno tersebut tetap dilanjutkan hingga akhirnya disepakati untuk dilakukannya voting. Pengambilan keputusan melalui mekanisme suara terbanyak ini ditempuh setelah sebelumnya melalui jalan musyawarah mufakat, tidak tercapai kesepakatan. Dalam vooting tersebut tercatat 26 orang anggota DPRD memberikan hak suaranya dan diperoleh hasil, 21 suara setuju dengan pinjaman tersebut, dan 5 orang tidak menyetujui. Dengan demikian DPRD Kabupaten Bulukumba secara kelembagaan menyetujui pengajuan pinjaman daerah kepada PIP yang diperuntukkan bagi pembangunan rumah sakit umum bulukumba tersebut. Selanjutnya DPRD Kabupaten Bulukumba akan melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pinjaman Daerah. Hal ini sejalan dengan PP Nomo 30 Tahun 2011 tentang Pinjaman Daerah. (asy)

Last Updated on Thursday, 13 March 2014 03:24

You are here: Home